Rabu, 20 Desember 2017
Download Aplikasi Raport Kurikulum 2013 (Kurtilas) revisi 2017 kelas 5 SD
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017.
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017
Download Aplikasi Raport Kurikulum 2013 (Kurtilas) revisi 2017 kelas 5 SD
Download Aplikasi Raport Kurikulum 2013 (Kurtilas) revisi 2017 kelas 2 SD
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017.
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017
Aplikasi Raport Kurtilas SD kelas 2 SD berdasarkan revisi 2017. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi Rapor Kelas 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017. Aplikasi RAPORT dan NILAI Kurikulum 2013 (RAPORT K13) Terbaru Revisi 2017
Download Aplikasi Raport Kurtilas revisi 2017 kelas 2 SD
Kamis, 30 November 2017
JURNAL PTK KELAS XI IPA KIMIA: PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN DALAM JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI LAJU REAKSI
Siswa dikatakan inventif bila memberikan ide baru. Siswa ini menunjukkan daya pikir orisinil dalam interpretasi mereka. Sikap inventif dapat ditunjukkan dengan pernyataan verbal dan tindakan seperti (a) Menggunakan peralatan dalam cara yang konstruktif dan tidak biasa; (b) Mampu memberikan saran untuk eksperimen yang baru; (c) Mendeskripsikan kesimpulan secara detail dari pengamatan mereka.
Siswa yang mendasarkan saran dan kesimpulan mereka pada fakta dan kenyataan. Mereka mungkin menunjukkan berfikir kritis lebih besar pada pernyataan verbal, seperti (a) Menggunakan fakta atau bukti untuk mengambil suatu kesimpulan; (b) Menunjukkan kontradiksi pada laporan mereka dibandingkan teman sekelasnya dan (c) Dapat mengubah ide mereka berdasarkan bukti.
Peserta didik yang tetap tertarik secara aktif dalam masalah untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan teman sekelasnya dikatakan memiliki sikap persisten (teguh pendirian). Mereka tidak mudah diganggu dari aktivitas mereka. Mereka menunjukkan sikap ini dengan cara (a) Terus meneliti materi; (b) Mengulang eksperimen yang gagal dan (c) Menyelesaikan kegiatannya meskipun teman sekelasnya telah selesai lebih dulu.
Keterampilan kooperatif yang diamati dalam pelaksanaan Jigsaw meliputi partisipasi kelompok, pembagian tanggung jawab, kualitas interaksi, dan peran dalam kelompok.
Download disini! JURNAL PTK KELAS XI IPA KIMIA: PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN DALAM JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI LAJU REAKSI
Siswa yang mendasarkan saran dan kesimpulan mereka pada fakta dan kenyataan. Mereka mungkin menunjukkan berfikir kritis lebih besar pada pernyataan verbal, seperti (a) Menggunakan fakta atau bukti untuk mengambil suatu kesimpulan; (b) Menunjukkan kontradiksi pada laporan mereka dibandingkan teman sekelasnya dan (c) Dapat mengubah ide mereka berdasarkan bukti.
Peserta didik yang tetap tertarik secara aktif dalam masalah untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan teman sekelasnya dikatakan memiliki sikap persisten (teguh pendirian). Mereka tidak mudah diganggu dari aktivitas mereka. Mereka menunjukkan sikap ini dengan cara (a) Terus meneliti materi; (b) Mengulang eksperimen yang gagal dan (c) Menyelesaikan kegiatannya meskipun teman sekelasnya telah selesai lebih dulu.
Keterampilan kooperatif yang diamati dalam pelaksanaan Jigsaw meliputi partisipasi kelompok, pembagian tanggung jawab, kualitas interaksi, dan peran dalam kelompok.
Download disini! JURNAL PTK KELAS XI IPA KIMIA: PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN DALAM JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI LAJU REAKSI
Jurnal PTK SD Kelas I: UPAYA MENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn MATERI GLOBALISASIMELALUI PENERAPAN METODE ARTIKULASI
Sebelum melaksanakan tindakan, guru melakukan beberapa aktivitas. Aktivitas itu adalah: (a) berdiskusi dengan kolaborator; (b) merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (c) menyiapkan materi; (d) menyiapkan evaluasi; (e) menyiapkan kerja kelompok untuk penugasan masing-masing pertemuan. Yang berikut adalah informasi yang detil tentang aktivitas diatas; (a)berdiskusi dengan kolaboratorTujuannya adalah untuk memperoleh persepsi yang sama tentang metode artikulasi dan penugasan.
Penulis dan kolaborator membahas bagaimana cara menerapkan metode artikulasi dan penugasan dalam proses belajar mengajar. Setelah memahami tentang metode artikulasi dan penugasan, kemudian mereka membahas tentang kondisi psikologis siswa. Tujuannya adalah untuk memahami karakteristik siswa di kelas tersebut sehingga penulis mempunyai persepsi sama dengan kolaboratornya.(b)merancang RPP.Guru dan kolaborator merancang tiga pertemuan untuk siklus kedua ini. Dua pertemuan untuk penerapan artikulasi dan penugasan dan satu pertemuan untuk tes. (c)menyiapkan materi( d)menyiapkan evaluasi(e).menyiapkan kerja kelompok.
Pada awal kegiatan guru memberi salam dan melakukan apersepsi. Selanjutnya guru membagi siswa dalam pasangan dengan kemampuan yang heterogen. Kemudian guru membagikan lembar kerja kepada masing-masing pasangan. Setiap kelompok mendapatkan tugas. (b)Pelaksanaan Kegiatan Int: (1): Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. (2)Guru menyajikan materi menunjukkan alat-alat teknologi canggih seperti ipad, laptop, smartphone dan kegunaannya sehari-hari. (3)Guru membentuk kelompok berpasangan dua orang. (4) Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi menunjukkan alat-alat teknologi canggih seperti ipad, laptop, smartphone dan kegunaannya sehari-hari dari guru dan pasangannya mendengar dan memperhatikan, kemudian berganti peran. Pelaksanaan Penutup
Download disini! Laporan Jurnal PTK SD Kelas I: UPAYA MENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn MATERI GLOBALISASIMELALUI PENERAPAN METODE ARTIKULASI
Penulis dan kolaborator membahas bagaimana cara menerapkan metode artikulasi dan penugasan dalam proses belajar mengajar. Setelah memahami tentang metode artikulasi dan penugasan, kemudian mereka membahas tentang kondisi psikologis siswa. Tujuannya adalah untuk memahami karakteristik siswa di kelas tersebut sehingga penulis mempunyai persepsi sama dengan kolaboratornya.(b)merancang RPP.Guru dan kolaborator merancang tiga pertemuan untuk siklus kedua ini. Dua pertemuan untuk penerapan artikulasi dan penugasan dan satu pertemuan untuk tes. (c)menyiapkan materi( d)menyiapkan evaluasi(e).menyiapkan kerja kelompok.
Pada awal kegiatan guru memberi salam dan melakukan apersepsi. Selanjutnya guru membagi siswa dalam pasangan dengan kemampuan yang heterogen. Kemudian guru membagikan lembar kerja kepada masing-masing pasangan. Setiap kelompok mendapatkan tugas. (b)Pelaksanaan Kegiatan Int: (1): Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. (2)Guru menyajikan materi menunjukkan alat-alat teknologi canggih seperti ipad, laptop, smartphone dan kegunaannya sehari-hari. (3)Guru membentuk kelompok berpasangan dua orang. (4) Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi menunjukkan alat-alat teknologi canggih seperti ipad, laptop, smartphone dan kegunaannya sehari-hari dari guru dan pasangannya mendengar dan memperhatikan, kemudian berganti peran. Pelaksanaan Penutup
Download disini! Laporan Jurnal PTK SD Kelas I: UPAYA MENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn MATERI GLOBALISASIMELALUI PENERAPAN METODE ARTIKULASI
Jurnal PTK SD: PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DENGAN METODE DIREKTIF
Berdasarkan latar belakang permasalahan, perumusan masalah, kajian teori dan kerangka pemikiran yang sudah dibahas sebelumnya, maka dapat disusun suatu hipotesis tindakan sebagai berikut: “supervisi akademik berkelanjutan dengan metode direktif dapat meningkatkan kemampuan kinerja guru dalam menerapkan model model pembelajaran kooperatif bagi guru kelas di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo semester I tahun pelajaran 2016/2017”.
Sesuai dengan permasalahan dalam penelitian, maka penelitian dilakukan di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Dipilihnya SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo sebagai tempat penelitian didasarkan pada adanya fakta kemampuan guru dalam pembelajaran di sekolah tersebut cukup rendah dan peneliti bekerja di sekolah tersebut. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, yaitu dimulai pada bulan Juli hingga bulan September 2016.
Subjek penelitian ini adalah guru-guru kelas di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan objek penelitian berupa supervisi akademik dalam meningkatkan kemampuan kinerja guru dalam menerapkan model model pembelajaran kooperatif yang dilakukan kepala sekolah di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo guna meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran.
Rancangan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah. Objek penelitian berupa supervisi akademik dengan pendekatan kelompok metode direktif dalam peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran bagi guru kelas dan guru mata pelajaran yang dilakukan kepala sekolah di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan (Action Research). Penelitian dilakukan dalam tiga siklus tindakan. Secara operasional, tidakan yang akan dilakukan mencakup empat tahap yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, tahap observasi, dan refleksi.
Download disini! Laporan Jurnal PTK SD: PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL MODEL PEMBELAJARAN
Sesuai dengan permasalahan dalam penelitian, maka penelitian dilakukan di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Dipilihnya SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo sebagai tempat penelitian didasarkan pada adanya fakta kemampuan guru dalam pembelajaran di sekolah tersebut cukup rendah dan peneliti bekerja di sekolah tersebut. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, yaitu dimulai pada bulan Juli hingga bulan September 2016.
Subjek penelitian ini adalah guru-guru kelas di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan objek penelitian berupa supervisi akademik dalam meningkatkan kemampuan kinerja guru dalam menerapkan model model pembelajaran kooperatif yang dilakukan kepala sekolah di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo guna meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran.
Rancangan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah. Objek penelitian berupa supervisi akademik dengan pendekatan kelompok metode direktif dalam peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran bagi guru kelas dan guru mata pelajaran yang dilakukan kepala sekolah di SD Negeri Kertonatan 02 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan (Action Research). Penelitian dilakukan dalam tiga siklus tindakan. Secara operasional, tidakan yang akan dilakukan mencakup empat tahap yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, tahap observasi, dan refleksi.
Download disini! Laporan Jurnal PTK SD: PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL MODEL PEMBELAJARAN
Rabu, 29 November 2017
PTK: SUPERVISI AKADEMIK METODE KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TEMATIK BAGI GURU KELAS RENDAH
Supervisi akademik metode kelompok yang dilakukan kepala sekolah berhasil meningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran tematik bagi guru kelas rendah di SD Negeri Pucangan 05 UPTD Pendidikan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Hal ini diindikasikan dengan meningkatnya kemampuan guru pada aspek penilaian yang dilakukan.
Kemampuan guru dalam melakukan analisis materi ajar tematik (Buku Guru) mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 63.89% pada kondisi awal meningkat menjadi 76.85% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 87.04% pada tindakan siklus II.
Kemampuan guru dalam melakukan analisis materi ajar tematik (Buku Siswa) mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari dari sebesar 63.64% pada kondisi awal meningkat menjadi 76.77% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 85.86% pada tindakan siklus II.
Kemampuan guru dalam penyusunan RPP tetamtik mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 67.11% pada kondisi awal meningkat menjadi 74.67% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 85.78% pada tindakan siklus II;
Kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran RPP tematik mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 64.39% pada kondisi awal meningkat menjadi 80.30% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 90.91% pada tindakan siklus II.
Download Laporan Jurnal PTK Disini
Kemampuan guru dalam melakukan analisis materi ajar tematik (Buku Guru) mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 63.89% pada kondisi awal meningkat menjadi 76.85% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 87.04% pada tindakan siklus II.
Kemampuan guru dalam melakukan analisis materi ajar tematik (Buku Siswa) mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari dari sebesar 63.64% pada kondisi awal meningkat menjadi 76.77% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 85.86% pada tindakan siklus II.
Kemampuan guru dalam penyusunan RPP tetamtik mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 67.11% pada kondisi awal meningkat menjadi 74.67% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 85.78% pada tindakan siklus II;
Kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran RPP tematik mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata ketercapaian dari sebesar 64.39% pada kondisi awal meningkat menjadi 80.30% pada tindakan siklus I, kemudian meningkat menjadi 90.91% pada tindakan siklus II.
Download Laporan Jurnal PTK Disini
Jurnal PTK SD kelas III Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI)
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik dokumentasi, teknik tes, dan teknik non tes. Dokumen yang berupa daftar nilai / laporan penilaian, pengolahan dan analisis hasil belajar siswa yang digunakan untuk mendapatkan data tentang hasil belajar kondisi awal. Tes, digunakan untuk mendapatkan data tentang hasil belajar siswa yang berupa butir soal. Pengamatan, menggunakan lembar penilaian yaitu, untuk mengetahui proses belajar mengajar tentang minat, kerjasama, keaktifan dan suasana belajar siswa.
Untuk memperoleh data yang valid mengenai kemampuan membaca Al Quran dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Bentakan 01 semester I Tahun 2015/2016 yaitu: 1) Proses pembelajaran siswa (Pengamatan) divalidasi dengan melalui trianggulasi sumber yaitu data yang berasal dari siswa, guru, dan kolaborasi teman sejawat. Data kualitatif hasil pengamatan menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan pengamatan dan refleksi dengan membandingkan proses kondisi awal, siklus I dan siklus II. 2) Hasil belajar yang berupa nilai tes yang divalidasi adalah instrumen tes yang berupa butir soal dengan content validity diperlukan kisi-kisi soal.
Data yang berupa angka (data kuantitatif) menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes siklus I dan nilai tes siklus II kemudian direfleksi. Data kualitatif hasil pengamatan proses pembelajaran dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan siklus I dan siklus II. Sedangkan data yang berupa angka (data kuantitatif) dari hasil belajar siswa dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes setelah siklus I dan nilai tes setelah siklus II kemudian direfleksi.
Download Jurnal PTK SD kelas III Mapel PAI
Untuk memperoleh data yang valid mengenai kemampuan membaca Al Quran dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Bentakan 01 semester I Tahun 2015/2016 yaitu: 1) Proses pembelajaran siswa (Pengamatan) divalidasi dengan melalui trianggulasi sumber yaitu data yang berasal dari siswa, guru, dan kolaborasi teman sejawat. Data kualitatif hasil pengamatan menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan pengamatan dan refleksi dengan membandingkan proses kondisi awal, siklus I dan siklus II. 2) Hasil belajar yang berupa nilai tes yang divalidasi adalah instrumen tes yang berupa butir soal dengan content validity diperlukan kisi-kisi soal.
Data yang berupa angka (data kuantitatif) menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes siklus I dan nilai tes siklus II kemudian direfleksi. Data kualitatif hasil pengamatan proses pembelajaran dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan siklus I dan siklus II. Sedangkan data yang berupa angka (data kuantitatif) dari hasil belajar siswa dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes setelah siklus I dan nilai tes setelah siklus II kemudian direfleksi.
Download Jurnal PTK SD kelas III Mapel PAI
Langganan:
Postingan (Atom)

